Thursday, December 08, 2005

Tidak Muluk-muluk

“Biasa saja, apa adanya dan menjadi diri sendiri.” Begitu petuah usang yang barangkali populer bagi banyak sekali orang. Hampir semuanya mengatakan ini, terutama mereka yang, seperti juga saya, diracuni banyak sekali tontonan dan bacaan.

Tetapi kenyataannya, seperti yang saya alami sendiri, tidak mudah melakukannya. Kadang definisi ”menjadi diri sendiri” pun kabur. Ada yang bersikeras mengatakan bahwa menjadi diri sendiri dicirikan dengan tidak ikut-ikutan orang lain, artinya ”harus beda”. Ada juga yang mengatakan, tidak peduli meniru atau tidak, yang penting mengikuti hati nurani. Runyamnya, ada juga yang mengatakan, menjadi diri sendiri adalah justru pintar dalam membaca tanda-tanda jaman. ”Inilah diriku, fleksibel dan adaptif” begitu seorang kawan berujar.

Sudah tiga kali mobil tua saya mogok di sekitar Sydney dan tiga kali juga menghubungi NRMA, sebuah perusahaan asuransi kendaraan. ”We’ll be there in about 90 minutes”, begitu seorang gadis berujar di seberang telepon. Dalam waktu 23 menit, sebuah kendaraan penolong sudah datang. Luar biasa, mereka datang jauh lebih awal dari janji mereka. Dan kejadian ini adalah di sebuah highway antara Sydney – Canberra yang sepi dan jauh dari pemukiman. Usaha mereka patut diacungi jempol. Dua kejadian lain pun serupa. Petugas selalu datang jauh lebih awal dari janji mereka. Mengagumkan.

Satu lagi, tadi pagi ada kejadian yang sangat aneh di Sydney: mati lampu! Tanpa pikir panjang, saya pun menghubungi Energy Australia dan mendapat penjelasan bahwa listrik memang padam di dua suburb dan diperkirakan sudah normal pada pukul 10.30 pagi. Mengejutkan dan sekaligus menggembirakan, listrik sudah normal pukul 9.12 pagi. Lagi-lagi, ini jauh lebih awal dari janji mereka.

Diam-diam saya mengagumi NRMA dan Energy Australia karena kepolosan dan ketidakmuluk-mulukannya dalam berjanji. Seandainya saja mereka menjanjikan sesuatu dalam 10 menit tetapi kenyataannya baru terlaksana 12 menit 30 detik kemudian, barangkali saya tidak akan pernah mengagumi mereka begitu rupa. Barangkali inilah cara mereka menjadi diri sendiri.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home